A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: views/functions.php

Line Number: 99

Backtrace:

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 99
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 24
Function: _userAgent

File: /var/www/html/application/views/header.php
Line: 7
Function: browser_user

File: /var/www/html/application/controllers/Berita.php
Line: 29
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: views/functions.php

Line Number: 111

Backtrace:

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 111
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 24
Function: _userAgent

File: /var/www/html/application/views/header.php
Line: 7
Function: browser_user

File: /var/www/html/application/controllers/Berita.php
Line: 29
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: views/functions.php

Line Number: 99

Backtrace:

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 99
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 138
Function: _userAgent

File: /var/www/html/application/views/header.php
Line: 8
Function: os_user

File: /var/www/html/application/controllers/Berita.php
Line: 29
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: views/functions.php

Line Number: 111

Backtrace:

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 111
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/views/functions.php
Line: 138
Function: _userAgent

File: /var/www/html/application/views/header.php
Line: 8
Function: os_user

File: /var/www/html/application/controllers/Berita.php
Line: 29
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 315
Function: require_once

FORDA - Berita 
Slideshow Image 1 Slideshow Image 2 Slideshow Image 3 Slideshow Image 4 Slideshow Image 5 Slideshow Image 6

PENCARIAN DATA

 
Tidak Ada
2019-10-04 04:11:08
Briket Benih Untuk Rehabilitasi Lahan dan Hutan

2019-10-04 03:56:48
Pengembangan Biopot Untuk ECO-PLANTING

2019-02-13 07:32:01
STANDAR PENGUJIAN DAN MUTU BENIH TANAMAN HUTAN

2019-02-12 04:07:17
Bunga Rampai KARAKTERISTIK DAN PRINSIP PENANGANAN BENIH TANAMAN HUTAN BERWATAK INTERMEDIET DAN REKALSITRAN

 
 

INFO TERKINI    |    SEMINAR    |    GELAR TEKNOLOGI   

2019/11/29 - 08:23

Bank Proposal Penelitian dan Sumber Benih Bersertifikat Menjadi Topik Menarik Pada Pembahasan Penyusunan Draf Renstra BP2TPTH 2020-2024

BP2TPTH (November 2019) Bertempat di ruang rapat Ganitri Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan (BP2TPTH) melaksanakan rapat Penyusunan Draf Renstra Tahun 2020-2024, dengan agenda menjaring masukan untuk Penyusunan Draf Renstra BP2TPTH tahun 2020-2024, Selasa (26/11/2019).

Rapat penyusunan draf renstra ini, selain dihadiri oleh pejabat struktural dan Peneliti lingkup BP2TPTH juga hadir beberapa undangan dari instansi lainnya yaitu Yupi Isnaini M.Si dari Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Esty Siske dari Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah I, Erina Sulistiani dari SEAMEO BIOTROP, Dizky Rizal dari PT. Jati Prima Kelola, Andi Sukendro dari Fakultas Kehutanan IPB, Achmad Djumat dari CV. Berkah Lestari, Bahrudin J.P dari Pusdiklat LIPI, Dedi Ernadi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Dr. Ir. Arum Sekar Wulandari, M.S dari IPB, Purwanto dari Puslitbang Perhutani Cepu, Yudi R dan Rico dari Cabang Dinas (CDK) Wilayah I, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, dan Anak Agung Eka S. dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Bangsa.

Kepala BP2TPTH Drs. Jonny Holbert Panjaitan, M.Sc dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada tamu undangan yang hadir pada kegiatan ini. Beliau berharap peneliti dapat meningkatkan inovasinya di bidang teknologi perbenihan tanaman hutan, sehingga siap untuk memajukan nusa dan bangsa.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yakni Ketua Dewan Risert Prof. Riset.Dr.Gustan Pari, M.Si memaparkan tentang Rencana Kegiatan Penelitian Dan Pengembangan 2020-2024, Ir, Dadat Supriadi, MP Kepala Kepala UPTD SPTH Jawa Barat tentang Permasalahan dan Harapan Pengadaan dan Pengedar Benih Tanaman Hutan, dan Ir. Mintarjo, MMA Direktur Perbenihan Tanaman Hutan PDASHL memaparkan Kebijakan Perbenihan Tanaman Hutan dan Harapan Peran Penelitian dan Pengembangan dalam memajukan perbenihan masa yang akan datang.

Gustan Pari menjelaskan tujuan utama riset adalah menemukan kebaruan (invensi). Kebaruan dari hasil kegiatan riset dibuktikan dengan keluaran yang telah diverifikasi oleh komunitasnya berupa HKI, khususnya publikasi ilmiah dan paten/PVT/hak cipta terdaftar. Untuk itu sejak era iptek modern, publikasi pada jurnal terindeks global menjadi salah satu indikator utama. Sebaliknya kebaruan yang bersifat aplikatif dan berwujud secara fisik maupun non-fisik dibuktikan dengan sertifikat paten, PVT dan hak cipta terdaftar, baik di dalam maupun luar negeri.

Adanya peluang pendanaan penelitian melalui pendanaan eksternal, penting bagi peneliti memiliki bank proposal utk mengajukan pendaftaran selain persyaratan lainnya. Pencapaian puncak riset : paten, RSNI, komersialisasi, lanjut Gustan.

Pada pemaparan ke 2 Ir, Dadat Supriadi, MP mengkemukakan perlu dilakukannya perlakuan penjarangan pada plot-plot tanaman sumber benih, agar menghasilkan sumber genetik yang baik. Sedangkan permasalahan yang ada dengan pengada pengedar adalah apabila ada keproyekkan pemerintah, barulah pengada pengedar bekerja sama dengan kelompok tani, jika sudah tidak ada mereka berhenti dan pohon di tebang sehingga tidak ada income ke kelompok, padahal untuk melakukan setifikasi sumber benih diperlukan dana yang besar sekitar 7 juta rupiah persumber benih, lanjutnya.

“Hal-hal yang perlu di pikirkan bersama oleh instansi kehutanan termasuk pemegang kebijakan adalah bagaimana nanti kedepannya mengenai kepentingan-kepentingan di perbenihan, dan bagaimana mengkaitkan program pemerintah dengan pangsa pasar saat ini” tutup Ir. Dadat.

Ir. Mintarjo, MMA dalam pemaparan Kebijakan PTH & Peran Litbang menjelaskan tujuan penyelenggaraan PTH adalah menjamin kelestarian sumber daya genetik & pemanfaatannya dan menjamin tersedianya benih dan/atau bibit dengan mutu yang baik. Tetapi kondisi saat ini Jenis-jenis tanaman yang dikembangkan belum didasarkan pada kajian nilai produksi, potensi pasar, lingkup kegunaan, pilihan pengguna. Sehingga dibutuhkan pengkajian dan penetapan jenis tanaman penghasil kayu dan HHBK unggulan berdasarkan nilai produksi, potensi pasar, lingkup kegunaan, pilihan pengguna, serta kesesuaian tempat tumbuhnya dengan dukungan para pihak. “Diperlukan juga Pengkajian klasifikasi sumber benih, standar mutu benih, dan standar mutu bibit tanaman penghasil HHBK” lanjut Ir. Mintarjo.

BP2TPTH sendiri saat ini sudah memiliki dua sumber benih yang telah bersertifikat, yakni sumber benih gempol dan sumber benih mahoni yang berlokasi di KHDTK Parungpanjang, Jawa Barat.***YN


Download Pemaparan:

Dr. Ir. Yulianti, M.Si.
yuli_bramasto@yahoo.co.id
 
Yosephin Martha Maria Anita Nugraheni, S.Hut
 
© Copyright Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Bogor. All rights reserved 2012